Kamis, 02 Februari 2012

Jum'at Terindah

Segala puji bagi Allah Subahanhu wa ta'ala, sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan Rasulullah Salallahu 'alaihi wasalam, keluarganya, para sahabat dan para pengikutnya yang istiqomah mengikuti risalah yang dibawanya hingga akhr zaman.
Alhamdulillah, hari ini kita dipertemukan lagi dengan hari yang yang mulia dalam keadaan sehat wal afiat dan tetap dalam lindunganNya. Pada hari ini Allah subahanhu wa ta'ala menyeru kita kita untuk menunaikan sholat jum'at sebagaimana firmannya dalam surat al Jumu'ah ayat 9

يا أيها الذين آمنوا إذا نودي للصلاة من يوم الجمعة فاسعوا إلى ذكر الله وذروا البيع ذلكم خير لكم إن كنتم تعلمون

Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Bila tiba waktunya nanti kita tinggalkan sejenak urusan duniawi (pekerjaan) dan kita ikhlaskan kaki pergi ke tempat wudhu untuk berwudhu, kemudian kita langkahkan kaki dengan tenang menuju pintu masjid  seraya berdoa اللهم افتح لي أبواب رحـمتك “Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu” (H.R. Muslim). Sebelum duduk di lantai masjid kita sempatkan sholat tahiyyatul masjid 2 rekaat, kita dengarkan khutbah jum'at dengan khidmat dan kita ikuti sholat jum'at dengan penuh khusu'.
Semoga jum'at ini adalah jum'at terindah sepanjang usiaku, semoga aku dapat menangkap uraian hikmah dari khutbah yang disampaikan khotib dengan sebaik-baiknya, semoga aku dapat tersadar atas segala kesalahan dan kekhilafan serta bisa beristighfar dengan kesungguhan, semoga aku mendapatkan semangat untuk bisa menjadi hamba yang lebih baik dari pada hari ini dan hari hari sebelumnya, semoga aku termasuk hamba yang mendapatkan karunia Allah Subhanahu wa ta'ala sebagai mana yang disampaikan Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam dalam hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah Radhiallahu anhu :

مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ أَتَى الْجُمُعَةَ فَاسْتَمَعَ وَأَنْصَتَ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ وَزِيَادَةُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ وَمَنْ مَسَّ الْحَصَى فَقَدْ لَغَا

“Barangsiapa yang berwudhu lalu dia menyempurnakan wudhunya, kemudian dia mendatangi shalat jumat, lalu dia mendengarkan (khutbah) dan tidak berbicara, maka akan diampuni (dosa-dosa yang dilakukannya) antara hari itu sampai hari jumat depannya, ditambah tiga hari. Dan barangsiapa yang memegang-megang batu kerikil, maka dia telah berbuat kesia-siaan.” (HR. Muslim no. 857)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar